Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

PROSPEK BISNIS ASURANSI SYARIAH DI INDONESIA

Gambar
Oleh: Suharto, SE., M.Ak. (Dosen STAI Miftahul Huda Subang) Abstrak Asuransi konvensional telah melahirkan pendapat pro dan kontra. Pendapatan yang menyatakan pro (mendukung) melihat bahwa bisnis asuransi syariah mengandung tingkat spekulasi yang tinggi artinya peserta asuransi bias mendapat klaim yang berarti biaya atau tidak yang berarti mendapat pendapatan dari preminya. Namun asuransi syariah sudah mengantisipasi dengan membentuk dana tabaru. Dana ini merupakan dana penyisihan dari peserta asuransi untuk dapat menanggung secara bersama risiko anggota. Disinilah keunggulan syariah disamping investor/peserta asuransi dapar menikmati bagi hasil dana yang terkumpul yang diinvestasikan ke luar. Sisi lain yang menjadi keunggulan adalah bahwa dana pada asuransi syariah diinvestasikan pada hal yang sudah pasti halal tidak seperti pada asuransi konvensional investasinya masih umum baik pada usaha yang halal maupun yang tidak halal. Dilihat pada hal ini merupakan keunggulan ...